Menakluk Candi, Ekspedisi Candi Di Jawa Tengah dan Jogjakarta (#Bagian Ketiga)

0
5
Candi Sari Jogjakarta

Dalam distribusi candi di Jogja, penduduk pada waktu itu sangat akrab dengan nilai-nilai agama. Oleh Prof. Dr. Mundardjito sendiri mendistribusikan sekitar 218 candi di Yogyakarta, baik candi kecil maupun candi raksasa. Eksplorasi berikutnya masih di sekitar pegunungan yang berbatasan dengan Kuil Boko, tetapi terletak di selatan. Setelah pencarian yang rumit untuk menemukan candi Banyunibo, saatnya mencari candi lain di daftar penaklukan candi.

    Candi Barong, Candi Sari, Candi Yogyakarta Ijo

Candi Sari, Candi Barong, Candi Yogyakarta Ijo

Menurut peta digital, candi ini terletak di bukit yang masih merupakan gunung dengan Kuil Boko. Hanya saja, saya harus menemukan cara yang tepat untuk sampai ke sana. Ada beberapa daftar penaklukan candi, tetapi sayangnya mereka harus dilanggar dari daftar karena keterbatasan waktu.

CANDI BARONG

Penaklukan berikutnya mengarah ke sebuah candi yang terletak di bagian utara candi Banyunibo, candi ini disebut Kuil Barong. Sebenarnya mudah menemukan Candi Barong, petualang hanya memasuki desa yang terletak di sisi timur Candi Banynibo, kemudian menyerahkan kendaraan kepada penduduk setempat. Kemudian memanjat bukit untuk memenuhi situs candi Barong. Saya mencoba mencari jalan lain yang dapat dilalui oleh kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Melalui jalan sawah dan desa melewati candi Sojiwan. # Tulisan kedua.

Candi Plataran Barong

Candi Plataran Barong

Jalan itu memang lebih panjang dari saat berjalan menaiki bukit. Tapi bisa jadi alternatif lain. Tidak banyak informasi yang diperoleh tentang keberadaan candi Barong dari masyarakat setempat. Tetapi saya mendapat informasi dari departemen arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Barong ini memiliki bentuk yang mirip dengan Candi Paseban, Candi Boko, kecuali bahwa di Candi Barong ada 2 candi utama di atas Paseban.

Kuil Utama Barong

Kuil Utama Barong

Candi Barong sendiri termasuk candi Hindu, jika para petualang berada di pandangan utara, candi Boko akan muncul di bagian Keputren. Candi ini terletak di bukit Agung di ketinggian sekitar 200 DPL. Di bagian lain yang berdekatan dengan candi Barong ada juga candi lain selain candi Boko seperti situs candi Miri, situs candi Dawangsari, candi Sumberwatu, dan patung Ghanesa. Penelitian menunjukkan bahwa candi barong dibangun sekitar abad ke-9 atau ke-10. Ketika pertama kali ditemukan, candi ini telah runtuh. Hal ini disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang merusak wilayah Yogyakarta pada waktu itu.

Dalam artikel sebelumnya tentang #candi Sambisari, di mana dijelaskan bahwa candi Sambisari hilang selama letusan Gunung Merapi dan ditemukan lagi terkubur di sawah. Yang menarik dari candi Barong ini adalah lokasi pusat candi yang terletak di belakang. Bahkan gerbang kuil tidak ditemukan sama sekali, hanya ada satu gerbang yang terletak di dalam area kuil. Tidak seperti kebanyakan candi (seperti candi Prambanan dan candi Sewu) di mana pusat candi terletak tepat di tengah kompleks candi secara keseluruhan. Tetapi untuk candi Barong, pusat candi tepatnya di belakang candi. # Secara khusus ada tulisan tentang candi Barong.

Candi Barong Nampak Bawah

Candi Barong Nampak Bawah

Untuk tiket masuk ke kuil Barong, para petualang hanya memberikan uang sebagai imbalan untuk membantu situs warisan kuno. Tidak ada peraturan berapa harga tiketnya, cukup berikan Rp. 5.000

CANDI IJO

Masih berdetak di bukit yang sama, saya harus menuruni bukit yang sama sambil menjelajahi candi Barong, tetapi yang menarik saya menemukan pemandangan yang belum pernah diperoleh sebelumnya, yaitu menikmati candi Prambanan dari atas bukit. Cukup megah memang candi Prambanan, terutama ditutupi dengan kabut tipis yang membuatnya lebih eksotis dan unik.

    Candi Utama dari Candi Ijo Jogjakarta

Candi Utama dari Candi Ijo Jogjakarta

Kuil Ijo terletak di perbukitan yang terbuat dari tanah berbatu, mudah diakses karena hanya menuju ke jalan Piyungan – Gunungkidul dan para petualang akan menemukan panduan ke kuil Ijo dan candi Banyunibo di selatan. Nanti Anda akan menemukan perjalanan, bawa ke barat. Jalannya bagus, dan bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan roda dua.

Kuil Ijo dan Kuil Perwara

Kuil Ijo dan Kuil Perwara

Disebut candi Ijo karena memang candi ini terletak di sebuah bukit di mana masyarakat setempat menyebutnya Bukit Ijo. Selain itu, candi ini memiliki banyak tanaman lumut yang juga berwarna hijau yang dibiarkan begitu saja di pagar luar. Untuk harga tiket masuk ke Candi Ijo, petualang cukup membayar Rp3.000. / Orang. Sebenarnya tidak ada tiket, sangat sedikit. Kuil Ijo adalah candi Hindu, bentuknya lebih kerucut ke atas. Selain itu tidak adanya stupa menunjukkan bahwa candi ini bukan Buddha. Candi ini memiliki kemiripan dengan candi-candi di Gedong Songo dan Kompleks Candi Arjuna. Di mana candi utama nomor 1, sementara ada candi lain yang mengapitnya.

    Kompleks Candi Yogyakarta Ijo

Kompleks Candi Yogyakarta Ijo

Yang menarik adalah bahwa candi Ijo memiliki satu candi utama yang berukuran besar sedangkan candi perwara di depannya adalah 3 buah. Sebenarnya candi Ijo tidak hanya ada di candi ini, diperkirakan di bagian depan kompleks candi ini terdapat candi-candi yang hampir sama dengan candi-candi yang ada saat ini, diperkirakan jumlah candi yang ada adalah 17. Ijo candi diperkirakan akan dibangun pada abad ke-9 atau ke-10 dengan munculnya candi-candi yang tersebar di Jawa bagian selatan. # Khususnya ada tulisan tentang candi Ijo

CANDI SARI

Candi Sari adalah candi berikutnya yang menjadi tempat penaklukan. Candi ini berada di dekat jalan Jogja – Prambanan (sebelah kanan jalan jika dari Prambanan). Dari kuil Ijo perjalanan memakan waktu sekitar 20 menit dengan kendaraan. Mulai dari Candi Prambanan, Candi Sari hanya sekitar 10 menit setelah keluar dari kompleks wisata Prambanan.

    Candi Sari Jogja

Candi Sari Jogja

Tidak banyak pengunjung yang datang ke Pura Sari, hanya beberapa orang yang secara khusus datang untuk bersantai bersama keluarga. Tempat ini memang asik dengan banyak pohon di sekitar komplek candi. Dari bentuk candi ini adalah candi Budha, terlihat dari stupa di bagian atas candi. Stupa adalah salah satu ciri utama candi Budha.

Candi Sari Jogjakarta

Candi Sari Jogjakarta

Ketika dia tiba di Candi Sari, tidak ada sumber yang meragukan tentang candi Sari. Informasi yang digali sangat sedikit, sehingga hanya dieksplorasi sebentar di sekitar kuil, saat memasuki bagian dalam kuil. Untuk tiket masuk, silakan membayar sesuai, karena meskipun itu adalah cagar budaya, keberadaannya tidak seberuntung Candi Prambanan dan Boko. Ini bisa dilihat dari kondisi candi batu yang tidak dijaga di sudut-sudut batu.

Candi Sari berada di pinggir desa, berbeda dengan candi Sojiwan yang terletak di tengah desa. Nampaknya bagi masyarakat sekitar, keberadaan candi ini sudah menjadi hal biasa. Tidak terlalu istimewa, hal yang sama juga terjadi di candi-candi lain yang belum sepenuhnya diolah menjadi tempat wisata.

CANDI KALASAN

Masih dekat dengan Kuil Sari, hanya sekitar 10 menit. Candi Kalasan termasuk candi dengan Buddha, dilihat dari ornamen dan bentuk kubusnya. Tidak ada bangunan berbentuk stupa yang terlihat, tetapi sebenarnya bangunan di bagian atas yang terlihat rusak adalah stupa. Tetapi sekarang tidak dapat dipulihkan seperti seharusnya menyerupai sebuah kuil.

Masih ada reruntuhan yang mengelilingi candi Kalasan …

LANJUTAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here